Senin, 10 Februari 2014

Mengenal Microsoft Visual C++ Secara Detail


Bahasa pemrograman untuk Windows yang dipakai oleh Microsoft saat ini antara lain Visual C++, Visual J++, dan Visual Basic. Bahasa lain yang  digunakan  oleh  programer  Delphi.  Pemilihan  bahasa  pemrograman, selain tergantung dari kebiasan programer, juga harus disesuaikan dengan aplikasi yang akan dibuat. Kesalahan pemilihan bahasa dapat berakibat pada kemampuan aplikasi yang rendah, sintaks yang panjang dan berbelit-belit, dan yang  jarang  diperhatikan oleh  kebanyakan  orang  adalah  eksekusi aplikasi membutuhkan waktu yang lama.
Windows dibangun oleh bahasa C++. Dengan demikian, aplikasi yang dibuat  dengan  Visual  C++  akan  lebih  mudah  menyesuaikan  diri  dengan Windows. Visual C++ sangat cocok untuk aplikasi penolahan data (dokumen) misalnya Micosoft Word, dan lain-lain. 
Perbandingan antara Visual Basic dengan Visual C++ adalah Visual Basic mempunyai perintah yang relatif pendek tetapi banyak. Objek yang akan digunakan oleh programer sudah disediakan oleh kompiler. Akibanya adalah efisiensi dari aplikasi yang dibuat akan berkurang. Mengapa? Sebab perintah atau objek yang tidak dipakai juga mendapat perhatian dari kompiler. Kecepatan eksekusi akan menurun jika file executable yang dibuat besar. 
Visual C++ memiliki perintah yang sangat sedikit. Bahkan kalau kita menengok C hanya memiliki perintah sebanyak 32 perintah. Kecanggihan dari Visual C++ bukan terletak dari banyaknya perintah, akan tetapi karena Visual C++ memiliki bahasa yang fleksibel, kaya dengan operator, dan didukung oleh pustaka fungsi yang sangat banyak. Visual C++ didukung pustaka ATL (Acticve Template Library) dan MFC (Microsoft Foundation Class). Yaitu pustaka yang menyediakan kelas dasar yang dapat diturunkan. Dengan Visual C++,  seorang  programer  dapat  membuat  sebuah  aplikasi  berskala  makro dengan mudah karena aplikasi tersebut terdiri dari kelas-kelas.
Keunggulan Visual C++ dalam hal kecanggihan dan kecepatan proses serta banyaknya fasilitas yang tersedia tidak dimiliki oleh Visual Basic. Ini disebabkan karena Visual C++ memiliki type data yang banyak serta dapat mengatur  pengalokasian  memori  dengan  baik.  Adanya  pointer  adalah kelebihan bahasa C++ yang tidak dimiliki oleh bahasa lain. Kalau hanya mengandalkan kemudahan dalam membuat program, tampaknya Visual Basic memang lebih baik, namun tidak untuk hasil yang maksimal.
Jika Anda ingin membuat program sederhana dan kecil, Anda akan lebih  mudah jika  menggunakan  Visual  Basic.  Jika  Anda  ingin  membuat program berskala besar dengan kemapuan dan kecepatan yang tinggi, gunakan Visual C++. Perlu dicatat bahwa library yang dibuat oleh Visual C++ bisa dipakai  oleh  Visual  Basic,  tetapi  tidak  sebaliknya,  karena  Visual  Basic mempunyai keterbatasan dalam hal tipe data. Jadi, untuk tipe data tetentu, Visual Basic tidak dapat menyediakan.
Untuk dapat membuat program dengan Microsoft Visual C++ 6.0, Anda harus memahami bahasa C/C++. Meskipun demikian, Anda tidak wajib untuk menguasainya seluruhnya, sebab bahasa C/C++ adalah bahasa yang fleksibel. Dengan fleksibilitas ini, Anda dapat menuliskan kode program Anda tanpa terpaku dengan aturan yang baku.
Anda  juga  dapat  mengganti  kata  tertentu  dengan  subtitusi  makro. Dengan cara ini, source code program Anda dapat ditulis dengan Bahasa Indonesia, Bahasa Jawa, Bahasa Jambi, dan sebagainya. Tidak hanya fungsi, melainkan semua, baik kata kunci, nama kelas, operator, ataupun nilai.
Jika Anda adalah seorang yang tidak ingin kreativitasnya dibatasi oleh keadaan,  Visual  C++  cocok  untuk  Anda  pelajari.  Di  sinilah  kemampuan seorang programer dapat tercurah hingga titik penghabisan untuk hasil yang maksimal.

0 komentar:

Posting Komentar

Categories

Labels

Blogger templates