الصلاة عماد الدين, فمن اقامها فقد اقام الدين ومن هدمها فقد هدم
الدين
Sholat itu adalah tiang agama (Islam), maka barangsiapa
mendirikannya maka sungguh ia telah mendirikan agama (Islam) itu dan
barangsiapa merobohkannya maka sungguh ia telah merobohkan agama (Islam) itu.
Dalam sebuah pelajaran mahfudzhat, saya menyampaikan
sebuah mahfudzhat yang saya ingat saat saya masih kecil dulu. Dan
setelah saya pelajari kalimat tersebut senada dengan hadist nabi, hal ini saya
ketahui dari pernyataan para muallif(penyusun) dalam kitab-kitab. Kalimat
itu adalah ash sholaatu ‘imaadu ad diin yang berarti sholat itu
adalah tiang agama. Kelanjutan dari kalimat tersebut adalah faman
aqoomahaa faqod aqoomaddin waman hadaamaha faqod hadaamaddin; maka barangsiapa
yang mendirikannya berarti ia telah mendirikan agama itu (Islam) dan barang
siapa meninggalkannya maka ia telah merobohkan agama (Islam) itu.
Sebuah bangunan, setelah adanya pondasi yang merupakan
asas sebuah bangunan berdiri, kebutuhan pokok setelah pondasi adalah tiang
penyangga, penyokong, soko guru, yang akan menguatkan bangunan tersebut.
Apabila sebuah bangunan memiliki 5 buah pilar penyangga, maka jika
salah satu dari tiang tersebut roboh maka kekuatan atau kekokohan bangunan
tersebut akan berkurang. Demikian seterusnya kekokohan suatu bangunan akan
terus berkurang seiring dengan hilangnya pilar-pilar penyangganya satu persatu.
الصلاة عماد الدين, فمن اقامها فقد اقام الدين ومن هدمها فقد هدم
الدين
Sholat itu adalah tiang agama (Islam), maka barangsiapa
mendirikannya maka sungguh ia telah mendirikan agama (Islam) itu dan
barangsiapa merobohkannya maka sungguh ia telah merobohkan agama (Islam) itu.
Dalam sebuah pelajaran mahfudzhat, saya menyampaikan
sebuah mahfudzhat yang saya ingat saat saya masih kecil dulu. Dan
setelah saya pelajari kalimat tersebut senada dengan hadist nabi, hal ini saya
ketahui dari pernyataan para muallif(penyusun) dalam kitab-kitab. Kalimat
itu adalah ash sholaatu ‘imaadu ad diin yang berarti sholat itu
adalah tiang agama. Kelanjutan dari kalimat tersebut adalah faman
aqoomahaa faqod aqoomaddin waman hadaamaha faqod hadaamaddin; maka barangsiapa
yang mendirikannya berarti ia telah mendirikan agama itu (Islam) dan barang
siapa meninggalkannya maka ia telah merobohkan agama (Islam) itu.
Sebuah bangunan, setelah adanya pondasi yang merupakan
asas sebuah bangunan berdiri, kebutuhan pokok setelah pondasi adalah tiang
penyangga, penyokong, soko guru, yang akan menguatkan bangunan tersebut.
Apabila sebuah bangunan memiliki 5 buah pilar penyangga, maka jika
salah satu dari tiang tersebut roboh maka kekuatan atau kekokohan bangunan
tersebut akan berkurang. Demikian seterusnya kekokohan suatu bangunan akan
terus berkurang seiring dengan hilangnya pilar-pilar penyangganya satu persatu.